Pengaruh Positif Penggunaan Internet terhadap Perkembangan Anak

Berawal sejak tahun 1990, Arus perkembangan Internet masuk ke rumah, sekolah dan kantor di masyarakat berkembang secara luas, terutama di Amerika Utara dan Eropa. Hal tersebut secara jelas merupakan suatu hal yang memberikan dampak sangat besar terhadap bagaimana orang dewasa dapat saling terhubung, melakukan bisnis, mengadakan penelitian, yang memengaruhi pada gaya hidup dan kebiasaan mereka.

Lalu bagaimana dengan anak-anak? Suatu hal yang pasti bahwa pada 100 dari ribuan anak menggunakan internet setiap hari layaknya orang dewasa, terjadi pada rentang usia 2-20 tahun. Dampak seperti apa yang diberikan oleh Komputer dan internet terhadap perkembangan anak? pertanyaan tersebut merupakan hal yang juga menjadi penelusuran kami dan berharap dapat memeroleh jawaban yang tepat. Dampak positif dan negatif oleh internet pada perkembangan fisik, kognitif dan sosial akan coba diuraikan sebagai berikut.

 Efek Positif Penggunaan Internet terhadap Perkembangan Anak

Masa kanak-kanak merupakan suatu masa dimana anak mengembangkan kemampuan eksplorasinnya. Melalui dunia interaktif pada teknologi, anak dibentuk untuk mengeksplorasi komputer dan internet. Komputer dan internet di era sekarang menawarkan suatu kekuatan perangkat yang ketika hal tersebut digunakan maka akan memberikan suatu pengaruh pada perkembangan fisik, kognitif dan sosial anak (penggunanya). Anak merasa tertarik dengan teknologi dan komputer karena mereka dapat melakukan sesuatu menjadi nyata dengan internet. Internet merupakan alat yang memiliki power untuk mengubah cara pembelajaran anak, komunikasi dan bermainnya.

Dampak terhadap Perkembangan Fisik

Hal ini mungkin tidak terlihat secara kasat mata , akan tetapi ilmu tentang perkembangan otot dan kemampuan kontrol motorik mengarahkan seseorang sehingga kami menyimpulkan bahwa penggunaan internet secara rutin akan meningkatkan koordinasi mata dan tangan serta kemampuan kerja motorik dengan baik dalam penggunaan keyboard dan mouse meskipun belum ada penelitian yang mengungkap keterkaitan antara perkembangan fisik anak dengan internet.

Dampak terhadap Perkembangan Kognitif

Anak yang mengetahui penggunaan internet akan cenderung untuk mengalami peningkatkan kemampuan kognitif seperti memori, spasial dan kemampuan pemecahan masalah secara logis, berpikir kritis, fokus, abstrak dan berpikir komprehensif. Internet memberikan informasi kepada anak untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dimana mereka dapat mentranformasikannya kedalam pengetahuan. Melalui penggunaan internet, kemampuan berbahasa dan perkembangan keaksaraan pada anak seringkali ditunjukkan. Memberikan ruang untuk lebih luas dalam meningkatkan kemapuan verbal dan nonverbal.

Dampak terhadap perkembangan sosial

Internet tidak bisa dan takkan pernah bisa menggantikan interaksi manusia ataupun hubungan sesama manusia. Keduanya menempati posisi dalam aktivitas seperti percakapan secara verbal dengan anak atau membaca bersama. Bagaimanapun, apabilai digunakan dengan bijak, internet merupakan perantara untuk penerimaan dalam interaksi sosial. Internet menyediakan ruang pada anak untuk bersosialisasi dengan anak lainnya melalui penggunaan email, chat, dan instant messaging yang dapat meningkatkan perkembangan komunikasi dan kemampuan sosial.

Anak menggunakan internet untuk dapat terhubung dengan dunia luar dan bertukar pesan dengan sahabat pena. Dengan hal tersebut mereka dapat saling berbagi tentang budaya dan tradisi dan budaya. Penggunaan internet di ruang kelas juga dapat mempermudah anak untuk bekerja sama, saling mengutarakan serta bertukar pendapat. Siswa yang merasa kesulitan dengan metode konvensional seringkali menemukan pembelajaran melalui internet akan lebih menyenangkan. Berdasarkan berbagai pengalaman positif tersebut, anak dapat meningkatkan perilaku mereka tentang belajar sambil menjawab rasa ingin tahu dan membentuk konsep diri mereka. Banyak orangtua yang meyakini bahwa penggunaan internet di sekolah akan memperbaiki secara umum perilaku anak mereka di sekolah. internet dipandang mampu untuk membuat anak berpartisipasi aktif dalam lingkungan pembelajaran yang mandiri.

Selain digunakan sebagai alat pendidikan, internet juga menyediakan fitur hiburan. Anak dapat menemukan inspirasi, menstimuli imajinasi mereka, mengeksplorasi dunia, bertemu dengan orang lain dan meningkatkan pengalaman baru dan proses tersebut dilakukan secara bermain. Bermain dengan cara mereka sendiri untuk menyenangkan hati, berkompetisi dan pertemanan, dan semua hal tersebut dapat dipenuhi oleh internet. Internet juga mampu menyediakan suatu alternatif unik, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik dan tidak dapat bermain fisik.

Internet di masa sekarang merupakan bagian dari lingkungan alam untuk anak. Berdasarkan yang dikutip dalam Tapsscott (1999) bahwa “ketika anak online, mereka membaca, berpikir, menganalisa, mengkritisi dan membuktikan serta menyusun pemikiran mereka.

Mereka menggunakan teknologi untuk bermain, belajar, komunikasi dan membentuk pertemanan seperti bagaimana seharusnya dilakukan oleh anak, sehingga menjadi suatu hal yang nyata. Kini, internet menjadi bagian keseharian dari kehidupan banyak anak dan tentu sedikit banyak akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan sosial mereka.

Source:

http://www.verdick.org/child-development-and-the-internet/child-dev-introduction

http://www.verdick.org/child-development-and-the-internet/child-dev-pos

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s